co - co retan
Jumat, 16 Desember 2016
Rabu, 02 Juli 2014
Mungkin Dia yang Pertma Untuk Semua
Hiii. . . Lama tak jumpa, kali ini aku akan bercerita tentang dia, dia yang aku pilih menemani hidupku. :)
yahh... Kata orang dia tak secantik apa yang dibayangkan, tak secantik wanita - wanita sebelumnya yang pernah menemani aku. Aku berfikir "tak ada yang sempurna di dunia nyata ini dan bukan saatnya untuk bermain - main lagi", maksudnya wanita yang sebelumnya bukan untuk bermain - main tetapi untuk belajar bagaimana menghadapi lawan jenis dan bagai mana mengatasinya, mungkin sudah cukup beberapa wanita saja untuk belajar. Semoga aku tak membutuh kan wanita lainnya dan dia lah yang mengawali semuanya, mengawali hidup yang dulu berantakan, mengawali perubahan hidupku. (kata - katanya lebay dikit lah ya. . hahaha)
Di foto ini hidung kita terlihat hitam, entah apa yang salah. hahaha :D
Yahh dia yang di dalam foto itu adala seorang wanita yang dapat merubah semua, dia yang selalu membuat senyuman manis. :)
ohh iya ini tempat yang dulu sebenernya aku pingin sendirian dan memandang lampu kota, Hmmmm ternyata kesampeannya sama dia, dia adalah wanita pertama aku ajak ke tempat yang aku idamkan ini.
Aku berdoa ditempat ini untuk hubungan kita yang masih seumuran jagung. :)
Semoga kamu dapat merubah semua keburukanku.
Kamu sabar ngadepin keburukanku.
Kamu lah satu - satunya buat aku untuk selamanya.
pertengkaran tak masalah, untuk belajar saling mengerti.
Minggu, 18 November 2012
ingin bertemu
aku sangat ingin mengucapkan "terimakasih" saat membalikkan lembaran album foto yang telah lama di tinggalkan,
selalu ada di dalam hatiku, ada seseorang yang selalu mengajarkan bagaimana cara membesarkan hatiku.
cerah dan hujaan, setiap hari dan selalu, senyum itu terus ada diwajahmu,
bahka ketika ingatanku sudah mulai samar akan dirimu.
tetapi aku mampu mengembalikan ingatan itu hingga suatu saat nanti,
ketika aku mencoba mengingatmu lagi, air mata ini akan terjatuh tanpa henti.
aku akan berharap selalu pada bintang agar bisa menyatukan kita lagi, dan hal ini sudah menjadi kebiasaan bagiku.
ketika aku melihat langit matahari terbenam, aku selalu mencarimu didalam pikiranku dan benakku.
kapanpun ketika aku merasa sedih atau senang, aku berusaha mengingat senyum itu,
jika saja sekarang kau bisa melihatku dari tempatmu berada,
aku percaya suatu hari kita akan bertemu dan bersama - sama kembali.
Aku akan kesepian, aku ingin meihatmu, aku akan merindukanmu.
Setiap saat memikirkanmu, air mata ini selalu jatuh tanpa henti.
Sabtu, 27 Oktober 2012
Ayah
Ayah
Sosok dia yang terkadang kita
lupakan, penuh kasih sayang dan
pengorbanan untuk kita. Dia memiliki hati yang lembut tapi selalu terlihat sangat kuat didepan
kita. Dia adalah “AYAH” Kadang dalam sebuah keluarga, kita sebagai anak selalu lebih dekat dengan ibu bahkan kakak atau adik, dibanding ayah. Taukah sebenarnya gimana ayah kita dibalik sikap tegasnya? Saat kita main sampai larut, ayahlah yang menyuruh ibu menelpon kita.
Saat kita menangis, ayahlah yang menyuruh ibu bertanya kenapa pada kita.
Saat kita ulang tahun, ayahlah orang yg mati matian bekerja untuk membeli hadiah atau bahkan hanya sebuah kue kecil.
Saat kita sakit,
ayahlah orang yang rela brusaha mencari dokter walau hujan atau apapun.
Saat kita lupa ibadah, ayahlah orang yang selalu mengingatkan kita.
Saat kita terluka, ayahlah orang yang mampu menggendong kita.
Saat kita tumbuh dewasa, ayahlah yang selalu
menyelipkan nama kita dalam doanya.
Saat kita menikah kelak, ayahlah orang yang paling tak rela kehilangan kita.
Tapi mengapa ayah selalu terlihat cuek? karna ayah tidak ingin terlihat
lemah oleh anaknya, ayah menangis saat menyendiri dan terlihat kuat saat bersama anaknya. Ayah hanya mengeluh kepada Tuhan. Andai Tuhan bicara dengan ayah kita, “anakmu akan Ku panggil”, mungkin ayah akan mnjawab “tukarlah nyawaku dengan nyawanya, aku ikhlas”.
Kadang kita menghargai ayah hanya karna rasa takut, kadang kita lebih mudah cerita masalah ke ibu dibandingkan ayah. Sesungguhnya dibalik keras kepala ayah, tersimpan hati yang sangat lembut. Selagi ada kesempatan, banggakanlah dia, teruslah buat dia tersenyum.
Peluklah ayahmu karna ayah tak mampu mengalahkan egonya.
Hargai, hormati, dan cintailah
ayahmu.
"Nenek Bilang"
Minggu, 21 Oktober 2012
Cerita Untuk Papa
Pa, papa tau nggak kemaren malem aku mimpiin papa loh, Seruuuuu~ banget pa. Meskipun itu cuman mimpi aku seneng banget kita bisa kumpul berlima lagi di rumah. Sebenernya aku ga mau bangun pa, aku mau kita kumpul terus meskipun di mimpi. Aku mau di dunia mimpi itu terus, aku mau pindah ke dunia mimpi itu pa.
Papa mau tau nggak ceritanya? Aku ceritain ya pa. papa masi inget nggak yang waktu itu kita berlima mancing di kolam yg dapet ikan kecil - kecil, ikan sepat itu pa, yg d masak rasanya gurih banget. Nah disitu pa awal mula mimpiku disitu juga kita berlima memancing, dapet banyak loh pa. Senyumnya papa, mama, mbak, sama mas itu seperti nggak ada beban hidup. Padang rumput, air, ikan, batu, dan angin semua bergerak pa, seperti menyambut kita iya hanya menyambut kita. kapan ya pa bisa seperti itu lagi, tapi itu udah tidak akan dan tidak mungkin lagi. Ohh iya pa, terus kita pulang jalan kaki loh pa, padahal tempat mancingnya kan jauh ya. Setelah kita sampe rumah di masak itu ikan - ikannya sama mama, nggak tau mbak sama mas ke mana, lagi ngbrol - ngbrol kalik ya di ruang tamu. Tiba - tiba mama teriak " paa, dek, mas, mbak udah mateng coba cicipin dulu" ihhh pa, mama emang paling top masak lohh di mimpi aja bisa kerasa loh.
setelah makan kita sepedahan bareng keliling pondok candra, tapi yang tol yang di depan itu masih belum ada pa. Pondok candra yang dulu banget lah, kita ketawa - ketiwi ntah ngomongin apa yang di mimpi aku lupa. Kita juga balapan sepeda loh, tapi tetep aja papa yang menang meskipun papa perokok berat, TOP lah buat papa. Terus kita pulang, bajunya basah banget pa lebay banget sih yang dii mimpi basah banget seperti di guyur ujan, padahal sore yang cerah waktu di mimpiku.
Tiba - tiba udah malem pa, kita shering bareng di depan meja makan dan aku liat di meja makan itu lauknya sederhana banget, nggak masalah sih yang penting kita selalu bareng. Kan ada kata - kata "makan nggak makan yang penting kumpul" ya kan pa. haha.. Nahh bagian ini pa blm sempat makan ehhh~ aku kebangun pa, maaf ya pa ceritanya kepotong tapi aku sayang papa g mungkin kepotong seperti mimpi ini loh. hehe..
oh iya pa akublupa tanya papa, gimana kabar papa? pasti baik kan pa.
tenang aja pa aku di sini baik - baik kok, maaf ya pa aku di sini nakal tapi aku bisa ngukur seberapa aku nakal kok, jadi g mungkin berlebihan.
pa, akubkangen banget sama papa kangen di peluk, pangku, di acak2 rambutku, dan yang paling aku kangenin + kangenin adalah saat papa marah. Nggak tau kenapa suka banget ngeliat papa marah, lucu banget mungkin ya.. hehe..
aku nulis note ini loh serasa balik lagi seperi aku masih SD sebelum ditinggal papa. aku udah dewasa kok sekarang. hihi~..
pa, udah dulu ya aku nulis notenya bingung aku mau nulis apa.
tapi aku tau kalo papa ngeliat waktu aku nulis note ini, papa baik-baik ya disana.
ohh iya pa, satu lagi permintaanku papa kalo muncul di mimpiku tertawa sama senyum ya pa, sama kalo bisa peluk aku dan pangku aku ya, karena itu sangat terasa disini.
bye pa, you are my best father.!!
Senin, 15 Oktober 2012
Hatiku yang Berbicara
Heeii kamu, iya kamu. Namamu putra kan? aku tau tentangmu. segalanya dan semua apa yang kamu pikirkan, lakukan, dan kelakuan baik - burukmu. apa kamu bertanya - tanya "kenapa bisa?" Ya bisa karena aku adalah kamu!! ada yang aku tau tentang dirimu tetapi kamu tidak tau tentangku.
kamu tau nggak kalau kamu itu BODOH put?! Bodoh dalam memilih seseorang, itu yang paling aku kesalkan put dari diri kamu. Coba kamu periksa otak dan hatimu, pernah kah pikiranmu dan perasaanmu memiliki kata yang sama? Put jangan otak yang mengikuti hati, tetapi hati mengikuti otak. Kalau kamu mengikuti kata hati terus, kamu bakal selalu salah dalam memilih seseorang karena kamu tidak berpikir bagai mana kedepannya dan akan hanya memakai hati tidak memakai otak. Cobalah mengikuti otak, karena dia yang selalu berpikir untuk masa lalu dan masa depanmu put, dan otak selalu menurunkan ke hati jika sudah tepat yang di pilihnya. hati yang melaksanakan dengan rasa kasih dan sayang ketika tepat pilihannya.
kamu tak pernah bertanya siapa aku?
aku tau semua tentamu karena aku adalah hatimu, yang selalu kamu pakai. kamu terlalu memakai perasaan untuk memilih orang, setiap melihat seseorang yang sedikit baik denganmu selalu kamu anggap perhatian. Jangan pernah seperti itu!! Kompromikan lah dulu dengan otakmu, berpikirlah put. jangan pernah kau jatuh untuk beberapa kali.
put aku berbicara seperti ini bukan berarti aku menjatuh kanmu, aku malah mensuportmu agar tidak terulang kejadian yang sudah - sudah. Maaf put aku berbicara seperti ini, aku sangat kesal denganmu
Rabu, 05 September 2012
Untuk Kita
Terdapat dua kehidupan yang berbeda, tetapi saling berdampingan dan saling berbagi kesenangan atau kebahagiaan. Pohon dan bocah, mereka sangat senang sekali bermain. Setiap hari setiap waktu,si bocah senang sekalimemanjat hingga puncank pohon dan mengambil buahnya, tidur di bawah rindangnya daun. Bocah sangat sayang dengan pohon itu, begitu juga sang pohon lambat laun waktu terus berjalan, menjadikan bocah menjadi lebih dewasa dan jarang sekali bermain dan mengunjungi pohon, bahkan tidak pernah. Pohon sangat merindukan masa menyenangkan itu. Suatu hari bocah mendatangi pohon. Wajahnya nampak sekali jika sedih dan murung. "ayo bermain lagi denganku" pinta sang pohon. "aku bukan anak - anak lagi yang lbermai lagi dengan pohon, aku sangat ingin memiliki mainan, tetapi aku tidak memiliki uang untuk membelinya" jawabbocah. "maaf aku tidak memiliki uang untuk membeli mainanmu, tetapi kamu bisa mengambil buahku untuk kau jual, kamu bisa mendapatkan uang untuk membelinya". Bocah langsung mengambil buah begitu banyak untuk di jual. Bocah itu sangat senang dan kembali pulang. Setelah itu si bocah tidak pernah kembali lagi semenjak mengambil buah dari pohon. Pohon pun kembali sedih karena kesepian lagi.Suatu hari bocah kembali lagi, pohon pun sangat senang ketika bocah datang. Pohon pun menyambut bocah itu dengan berkata "ayo kita bermain bersama lagi". Bocah menjawab "aku tidak memiliki banyak waktu itu, aku harus bekerja untuk menghidupi keluargaku, aku membutuhkan rumah untuk tempat tinggal, mau kah kau menolongku?" "maaf, aku tidak memiliki rumah untukmu, tetapi kamu bisa mengambil dahan dan rantingku untuk kau jadikan rumah idamanmu, dahan dan rantingku pasti cukup untuk kau jadikan ruma." jawab pohon. Laku bocah mengambil semua dahan dan ranting dan membawanya pulang dengan sangat hati yang senang. Pohon itu juga sangat senang karena bisa membantunya. Tetapi bocah itu sangat lama sekali tidak kembali. Pada musim gugur si bocah tiba - tiba mendatangi pohon itu. Pohon sangat senang dan menyambut bocah dengan senyuman dan berkata "haii ayo bermain denganku lagi, sudah lama kita tidak bermain bersama lagi." bocah menjawab " aku sedi, aku ingin berlibur dan berlayar, apakah kamu mau memberiku kapal?" pohon menjawan "maaf, aku tidak memiliki kapal, tetapi kamu bisa memakai tubuhku untuk merakit kapal dan berlayar. Pergilah untuk bersenang - senang." si bocah pun langsung menebang lalu merakit kapal. Lalu bocah itu pergi berlayar dan tak pernah kembali. Pohon tak pernah bosan tuk menunggu bocah kembali. Lama menunggu. Dari kejauhan pohon melihat bocah itu kembali, pohon sangat senang dan berteriak menyambut bocah"haii lama tak jumpa, kemari lah, teapi aku minta maaf, aku sudah tidak memiliki apa - apa. Aku sudah tidak memiliki bua untuk kau petik." jawab bocah "aku sudah tidak memiliki gigi untuk mengigit buahmu." "dan aku sudah tidak memiliki dahan dan ranting untuk kau panjat." "aku sudah terlalu tua untuk itu." sahut bocah. "yang aku punya sekarang hanya akar tua." kata pohon sambil meneteskan air mata. "aku sudah tidak membutuhkan apa - apa sekarang, yang aku butuhkan hanyalah beristirah karena aku terlalu lelah setelah sekian lama meninggalkanmu." kata bocah. "wahh.. Bagus sekali itu, tau kah kau akar tua adalah tempat yang paling tepat untuk kau beristirahat dan berbaring, marilah berbaring di pelukan akar - akarku dan beristirahatlah dengan tenang." lalu bocah itu berbaring diantara akar- akar pohon. Pohon pun sangat gembira dan tersenyum dengan meneteskan air mata.
Pohon itu adalah ORANG TUA. Waktu kita muda dulu sangat senang sekali bermain dengan AYAH dan IBU kita. Ketika kita beranjak dewasa kita sedikit demi sedikit mulai meninggalkan mereka. Dan hanya datang ketika kita memerlukan bantuan sesuatu yang penting. Tak peduli apa pun orang tua kita selalu membantu dan selalu ada di sana untuk memberikan apa yang bisa mereka berikan untuk membuat kita bahagia. Kita mungkin berpikir bahwa bocah itu bertindak sangat kasar dan egois pada pohon itu, tetapi begitu lah cara kita memperlakukan orang tua kita dan yang terpenting cintailah orang tua kita. Sampaikan pada ORANG TUA kita sekarang. Betapa kita mencintainya dan berterimakasihlah atas seluruh hidup yang telah dan akan diberikan pada kita.
Sobat, jangan pernah kau membantah orang tua kalian karena itu adalah kesalahan yang pertama. Kalian pasti akan merasakan yang namanya kehilangan. Kalian akan menyesal kelak jika membantah atau melawan orang tua, karena sejahat - jahatnya orang tua pasti untuk kebaikan kita. :)
Langganan:
Postingan (Atom)


